Diabetes adalah kondisi metabolisme tubuh yang abnormal sehingga kadar glukosa dalam darah dan urin meningkat karena ketidakmampuan tubuh untuk menghasilkan hormon insulin. Berikut ini 5 cara makan untuk mencegah diabetes :


1. Ingat Sarapan
Dalam studi percobaan yang diikuti 96.175 peserta yang diterbitkan dalam The Journal of Nutrition, melewatkan sarapan pagi setiap hari dapat meningkatkan resiko terserang diabetes tingkat 2.

Sedangkan 5 hari melewati sarapan pagi dalam seminggu memiliki resiko 55% terserang penyakit diabetes. Ketika anda melewati sarapan pagi, bagaimana sel sel anda dapat merespon insulin (hormon alami yang diproduksi pankreas).

2. Tidak menkonsumsi makanan cepat saji (Fast Food)
Orang yang tinggalnya lebih dekat dengan outlet makanan cepat saji dan sering mengkonsmsi Fast food memiliki potensi lebih tinggi terkena penyakit diabetes tipe 2 dibandingkan yang tinggalnya lebih jauh dan jarang mengkonsumsi fast food.

Dampak paling kuat terhadap orang yang memiliki berat badan yang berlebihan. Di inggris telah melakukan studi percobaan terhadap 347.500 peserta yang berusia 37-73.

3. Pemilihan Protein
Memilih ikan dan unggas dibandingkan daging bakar dan daging sapi olahan  adalah pilihan yang tepat untung mengurangi resiko terserang penyakit diabetes tipe 2.

Menurut penelitian dari Sekolah California’s Loma Linda University School of Public Health menemukan bahwa di antara 55.000 orang yang belajar selama 5,3 tahun, konsumsi telur bukanlah faktor risiko independen untuk diabetes, menurut The American Journal of Clinical Nutrition. Asupan daging yang tinggi dan obesitas adalah faktor resiko yang kuat untuk penyakit ini.

4. Memilih Skim (susu tanpa lemak)
Sebuah studi dalam PLOS Medicine edisi Oktober 2018 menunjukkan bahwa orang dengan tingkat sirkulasi tertinggi dari senyawa yang terkait dengan konsumsi lemak susu hampir 30% lebih kecil kemungkinannya untuk menderita diabetes tipe 2 selama rata-rata 9 tahun. dibandingkan dengan mereka yang memiliki konsentrasi biomarker terendah.

Dalam penelitian data yang diambil dari 63.682 orang, mengatakan lebih banyak penelitian diperlukan untuk menentukan mekanisme dan menjelaskan apakah lemak dari sumber susu yang berbeda (susu, yogurt, keju) memiliki berbagai dampak pada risiko diabetes. 

5. Belanja Sayuran
Orang yang kelebihan berat badan yang mengikuti diet vegan selama 4 bulan mengalami penurunan kadar lemak tubuh dan resistensi insulin yang lebih besar, ​​keduanya dapat mengurangi risiko diabetes.

Dibandingkan mereka yang terus mengikuti diet seperti biasa, menurut laporan yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients. Menariknya, sementara diet vegan memiliki cukup tinggi karbohidrat (sekitar 70% dari kalori harian), itu tetap efektif dalam mempromosikan penurunan berat badan.

Komentar Reader

Tidak ada komentar.

Tambah Komentar